3 Pencuri Motor Diamankan Polresta Mojokerto, 1 Ditembak, satu DPO

Mojokerto (Beritajatim. com) – Tiga orang pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil diamankan anggota Satreskrim Polresta Mojokerto. Satu pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas petugas, sementara satu karakter lainnya masuk dalam Jadwal Pencarian Orang (DPO).

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan yakni AR Bin Sanali dan ER alias Irfan bin Muksin (di bawah umur) awak Kecamatan Pasrepan, Kota Pasuruan serta SA Bin Munadi warga Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Sementara pelaku M masih dalam pengejaran petugas.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan keterangan korban pada, Senin (30/8/2021) lalu. “Para pelaku merupakan jaringan besar mencakup had Jawa Timur. Hasil identifikasi pelaku terdapat 3 LP di Polresta Mojokerto, ” ungkapnya, Rabu (8/9/2021).

Yang dengan kasus sama yaitu pencurian kendaran bermotor (Curanmor). Masih logat Kapolresta, para pelaku melayani aksinya dengan modus menggunakan kunci T dan L, merusak lubang kunci instrumen dengan sasaran sepeda motor yang terparkir.

“Dari hasil laporan penjaga yang masuk ke kita, kita melakukan identifikasi & kita mampu mengamankan tiga pelaku dari empat pelaku dalam jaringan ini. Untuk pelaku utama yang melakukan eksekusi metik kendaraan di lapangan, masih kita kembangkan & barang bukti yang tatkala kita dapat adalah bahan bukti yang digunakan karakter, ” jelasnya.

Bahan bukti yang digunakan karakter tersebut merupakan hasil urusan pencurian yang terjadi dalam tempat kos Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Tanah air Mojokerto. Barang bukti roda motor Honda Vario nopol AG 5835 PBM warna biru dongker milik objek Wahyu Aji (22) warga Nganjuk.

“Barang bukti yang berhasil diamankan, BPKB 2 lembar, kunci T 10 buah, logam 7 buah, magnet 3 buah, helm 2 bahan, tas 2 buah, sabuk 2 buah, dompet 3 buah beserta isinya kekayaan senilai Rp435 ribu, tujuh buah ATM dan 3 buah STNK, topi satu buah, sandal 1 perangkat dan satu unit sepeda motor Vario hasil tindak pidana pencurian, ” katanya.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian secara Pemberatan dengan ancaman kejahatan 9 tahun penjara. Metode sudah berjalan, Kapolresta menetapkan, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada rumah tahanan negara.

“Kita sudah mengidentifikasi pelaku, pada saat jalan penangkapan. Saat diberikan peringatan, yang bersangkutan melarikan muncul, kita tembak dari jarak jauh dan mengenai suku salah satu tersangka. TKP dengan sebelum-sebelumnya terjadi sebelum TKP tanggal 30 Agustus itu, ” tegasnya.

Satu diantara pelaku, mengaku kendaran bermotor yang berhasil dicuri dijual seharga Rp5 juta. “Kalau yang ini (barang bukti sepeda motor Honda Vario, red), kalau tidak salah Rp5 juta. 4 kali di Kota Mojokerto (beraksi, red). Tidak sudah (ditahan, red), ” ucapnya. [tin/but]