Dukuh Surabaya Terus Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata

Surabaya (beritajatim. com) – Wali Praja Surabaya Tri Rismaharini seakan tidak pernah kehabisan ide dalam membentuk Kota Surabaya. Bahkan, ia mengambil terus mengembangkan kampung-kampung di Surabaya menjadi tempat wisata.

“Kampung-kampung akan menjadi tempat wisata. Itu yang saat ini langsung kita hidupkan. Saya percaya wisata kota ini sangat menarik ” kata Wali Kota Risma saat talkshow bersama Tim Humas Institusi Pemeriksaan Keuangan (BPK) di Rumah Dinas, Jalan Sedap Malam.

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa sebenarnya kampung-kampung di Surabaya tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat menarik untuk diketahui masyarakat. Bahkan, ia memastikan kalau Wali Kota Risma bersama barisan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menemukan beberapa spot atau tempat bersejarah di berbagai titik.

Ia mencontohkan masjid dengan dibangun sejak tahun 1. 800-an, kemudian Sumur Kuno yang letaknya di dalam tanah, lalu penemuan wadah berserjarah lainnya. “Kalau Sumur Arkais sudah ada sejak zaman Majapahit, banyak yang kami temukan, ” tegas dia.

Selain itu, wali kota perempuan mula-mula di Kota Pahlawan ini mengungkapkan, tempat-tempat yang telah menjadi temuannya itu akan segera dibuka. Tentunya, setelah kondisi Covid-19 sudah benar-benar aman. Ia juga menyebutkan, bangsa sangat antusias melihat itu. Sebab menurutnya, hal itu akan membakar ekonomi di perkampungan.

“Saya melihat tren Covid- 19 di Surabaya relatif aman. Kalau trennya stabil di angka itu maka, mudah-mudahan akan segera dibuka, ” urainya.

Tidak hanya itu, era mendapati pertanyaan apa saja sifat Surabaya, Presiden UCLG ini tepat memaparkan perkembangan kota selama beberapa tahun terakhir. Salah satunya berabgai upaya dalam menurunkan suhu suasana 2 derajat celsius.

“Bahkan kemarin BMKG sempat mengecap tren ke depan suhu pada beberapa kota akan naik. Akan tetapi sekarang ini kita sudah mampu menurunkan suhu dua derajat, ” ungkapnya.

Di jalan yang serupa, Wali Kota Risma membeberkan strateginya dalam mengatasi persoalan suasana. Mulai dari banyaknya jumlah hutan kota yang dibangun, ratusan taman hingga penanaman pohon mangrove.

“Jadi wisatawan yang sampai ke Surabaya menyampaikan Surabaya cantik karena ada pohon dimana-mana. Tersedia pula bunga yang tidak tersedia di beberapa kota lain, ” jelas dia.

Di akhir perbincangannya, Wali Kota Risma menitipkan pesan sebelum dirinya menyudahi masa jabatan dia ingin mencuaikan semangat, kerja keras dan tidak putus asa. “Itu yang ingin saya tinggalkan untuk warga Surabaya. Semangat, kerja keras dan tak putus asa, ” pungkasnya. [ifw/but]