Hidup Gus Yani Hadiri Perayaan Konvensi Damar Kurung Gresik

Gresik (beritajatim. com) – Perayaan Tradisi Damar Kurung kembali digelar oleh warga Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Tahun ini perayaan sedikit berbeda secara tahun-tahun sebelumnya.

Perayaan digelar di tengah pandemi Covid-19. Namun, kondisi tersebut tak menyurutkan semangat warga dalam melestarikan konvensi yang sudah berjalan sejak 54 tahun lalu.

Bertempat di musala Mamba’ul Asiqin Kelurahan Karangturi, acara berlangsung meriah. Tidak lupa warga juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna memutus gegabah rantai Covid-19 dengan mencuci lengah dan memakai masker.

Tradisi Damar Kurung ini telah berlangsung sejak tahun 1966. Pada setiap tahunnya warga bergotong royong buat mengingat sejarah leluhur. Tak tertinggal, Istri Cabup Gresik Fandi Akhmad Yano (Gus Yani) yakni Nurul Haromaini juga turut memeriahkan urusan tersebut.

“Selain hidup, saya kagum dengan warga Kelurahan Karangturi yang mampu melestarikan tradisi ini selama puluhan tahun & tetap istiqomah sampai saat tersebut, ” ujar Minggu (29/11/2020).

Ning Nurul yang serupa putri dari pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat, KH. Ali Masyhuri (Gus Ali) mengingatkan, Obor Kurung merupakan ikon Kabupaten Gresik yang terkenal sebagai kota santri dan kaya akan budaya beserta tradisinya. Karena itu, dirimya meminta warga tetap istiqomah dan jangan larut terhadap perkembangan zaman.

“Mari kita bersama-sama mengelola tradisi leluhur, baik di kelurahan maupun di desa-desa. Sebab, kebiasaan itu mencerminkan kerukunan dan mengangkat royong warga. Disisi lain selalu menjaga warisan baik para cikal bakal, ” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RW 02 kelurahan Karangturi, Zainal Abidin menerangkan, peringatan tradisi damar lingkar ini merupakan peninggalan para pendahulunya di era wali songo Sunan Giri.

“Dinamakan Obor Kurung karena ini merupakan kebiasaan peninggalan era Sunan Giri. Makanya bersamaan dengan Maulidurrasul, ”ucapnya.

Zainal mengaku bahwa warga kelurahan Karangturi sudah sangat dekat dengan Gus Ali. Untuk tersebut, pihaknya secara khusus mengundang ananda beliau, Ning Nurul pada perayaan tradisi Damar Kurung tahun itu.

“Ditahun-tahun sebelumnya Gus Ali secara rutin hadir kesini. Dan warga sini sudah tidak asing lagi dengan sosok Gus Ali. Makanya secara khusus putri beliau kita undang untuk tampil dalam peringatan tahun ini, ” tandasnya. [dny/but]