Musik Digital Akan Menjadi Era Depan Musik Saat Pandemi

Surabaya (beritajatim. com) – Gajah Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung industri irama untuk mulai serius membandingkan basis digital. Selain buat menyiasati kondisi pandemi Covid-19, musik digital juga diprediksi bakal menjadi masa depan industri musik.

Airlangga menyampaikan pesan itu saat berbincang dengan arahan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) pada Senin (13/9). LMK merupakan lembaga yang memiliki peran sebagai kuasa para pemilik hak cipta. Misalnya, pencipta lagu, produsen rekaman, penyanyi, hingga pemusik.

Taat Menko Airlangga, pendapatan insan musik dipastikan menurun jadi dampak pembatasan kegiatan akibat pandemi Covid-19 yang telah melanda Tanah Air bertambah dari setahun.

“Pandemi Covid-19 ini tetap sangat berdampak besar kepada pendapatan para pemberi pengaruh dalam hal ini penyanyi, pencipta lagu, maupun pemusik, dan produsen music, ” ujar Airlangga dalam fakta, Selasa (14/9/2021).

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini meminta insan musik mendukung kebijakan pemerintah untuk menangani Covid-19. Industri musik saat ini didorong lebih kreatif untuk memajukan musik berbasis digital untuk ikut membangkitkan pemulihan ekonomi.

“Penanggulangan Covid-19 selaras dengan pemulihan ekonomi nasional, ” tegas Airlangga.

Di asing pihak, Ketua Umum LMK Karya Cipta Indonesia (KCI) Dharma Oratmangun yang mewakili tujuh LMK menyampaikan aspirasinya agar pemerintah memberi kelapangan beban pajak yang ditanggung industri musik. Hal itu terkait besaran royalti pemberi kuasa.

Juru bicara LMK ini mengucapkan, perhitungan tarif royalti yang sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo diharapkan bisa dirundingkan lagi sesuai regulasi.

Dharma mengiakan tujuh LMK sudah melayangkan surat kepada Presiden Jokowi untuk melakukan audiensi. Terutama terkait Peraturan Pemerintah Cetakan 56 Tahun 2021 dan penyehatan tata niaga industri musik Indonesia.

Dharma mengaku optimistis LMK kedepan lebih sigap melayani pemberi kuasa. Terutama, LMK dalam digitalisasi musik berkecukupan menyehatkan ekosistem industri musik di Tanah Air.

“Para pimpinan LMK akan merumuskan hal-hal yang diminta oleh Menko Perekonomian untuk segera disampaikan kepada beliau, ” tutur Dharma. Selain LMK KCI, pertemuan Menko Perekonomian dihadiri sejumlah LMK.

Jarang lain, Dwiki Dharmawan dari LMK PAPPRI, Ikke Nurjanah dari LMK ARDI, Chico Hindarto LMK WAMI, Dhani Rokhimat dari LMK RAI, Rico Mangungsong mewakili LMK PRISSINDO, hingga Rudy Hidayat dari LMK SMI.[ rea ]