Perketat PPKM: Warga Berkerumun, Tim Satgas Covid-19 Sumenep Swab di Tempat

Sumenep (beritajatim. com) – Tim Satgas pengerjaan Covid-19 Sumenep terus menggencarkan pemantauan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Selepas jam 20. 00 WIB, tim berkeliling untuk melihat apakah masih ada kelompok yang nekat berkerumun, ataupun masih ada cafe dan warung kopi yang buka. Karena sesuai aturan PPKM darurat, jam 20 semua restoran, warung, maupun cafe harus tutup. Lampu penerangan jalan umum di tempat-tempat yang dinilai rawan menjelma tempat nongkrong, dimatikan.

“Kami memang memperketat pelaksanaan PPKM darurat. Semua itu dilakukan agar tidak ada umum yang berkegiatan ramai-ramai di luar rumah setelah jam 20. 00. Ini jalan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ” kata Bupati Sumenep, Ach. Fauzi, Sabtu (10/07/2021).

Ia menjelaskan, seandainya ada warga yang masih nongkrong dan berkerumun di atas jam 20. 00, maka pihaknya akan melaksanakan swab antigen di wadah. “Swab tidak hanya dilakukan bagi yang tidak bermasker. Meskipun bermasker tetapi berkerumun, juga akan kami swab di tempat. Ini ada petugas dari Dinas Kesehatan yang akan melakukan swab, ” terang Fauzi.

Ia meminta agar selama pemberlakukan PPKM penting hingga 20 Juli 2021, masyarakat bisa mengurangi aktifitas di luar. Apabila tak ada keperluan mendesak, awak diminta tetap tinggal dalam rumah. “Kita semua tidak ingin PPKM darurat tersebut diperpanjang. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga, secara menegakkan 5 M. Menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, ” ujar Fauzi. (tem/kun)