Petugas Amankan 6 Motor Balap Liar Pamekasan

Pamekasan (beritajatim. com) – Personil Polres Pamekasan membubarkan aksi balap berangasan sekaligus mengamankan enam unit motor hasil razia di dua titik berbeda di kabupaten Pamekasan, Minggu (18/10/2020) dini hari.

Dua titik yang dijadikan sasaran razia masing-masing Jl Jokotole serta Jl Kabupaten, di mana kedua titik tersebut memang sering dijadikan sebagai arena balap liar pada setiap akhir pekan. Sekalipun di hari-hari lain juga kerap dijadikan sebagai arena serupa.

Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP I Komang Yuwandi Sastra mempimpin langsung razia balap liar dengan dinilai sangat meresahkan masyarakat. Terlebih aksi balap liar juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara dan tentunya orang lain.

“Aktivitas balap liar di jalan awam sangat mengganggu dan meresahkan warga, apalagi aksi balap liar itu sangat berbahaya. Baik bagi pengendara sendiri maupun orang lain, ” kata Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP I Komang Yuwandi Huruf melalui Kasubag Humas AKP Nining Dyah.

Selain itu pihaknya juga benar menyayangkan aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pemuda, terlebih zaman ini tengah fokus memutus ceroboh rantai penyebaran pandemi Covid-19. “Jadi aksi balap liar ini kudu kami tertibkan, terlebih saat itu kita tengah berusaha tetap beruang di rumah akibat pandemi Covid-19, ” tegasnya.

“Tujuan dari razia ini dalam buram untuk menciptakan suasana kondusif, jadi petugas kita terjunkan ke bervariasi wilayah di Pamekasan. Apalagi gerak-gerik balap liar juga menjadi lengah satu atensi dan prioritas saya, ” sambung perempuan yang akrab disapa Bu Nining.

Tidak hanya itu, balap garang juga dinilai sangat mengganggu sakinah masyarakat dan dapat mengancam kesejahteraan pelaku dan pengguna jalan. “Aksi mereka memang sangat meresahkan, para-para pebalap liar ini seakan-akan tidak jera meski beberapa kali ada kecelakaan lalu lintas akibat balap liar, ” jelasnya.

“Dari itu kami mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama menerapkan sikap disiplin, khususnya dalam mengindahkan tata tertib lalu lintas dengan tidak melakukan aksi balap kasar yang sangat berbahaya. Terlebih saat ini kita tengah berusaha suntuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ” pungkasnya. [pin/but]