Simpan Sabu di Jok Motor, Kepergok Saat Isi BBM

Sumenep (beritajatim. com) – Juni (23) dan Zainatun (45), warga Desa Gaddu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat Polsek Ganding karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu.

“Dua tersangka ini ditangkap saat akan mengisi BBM roda motornya di sebuah pom mini di Desa Ketawang Karay, Ganding, ” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu (04/07/2020).

Penangkapan terhadap dua tersangka itu berawal dari fakta masyarakat yang mencurigai aktifitas dua tersangka. Mereka diduga kerap bertransaksi dan mengkonsumsi sabu.

Anggota Polsek Ganding pun melangsungkan penyelidikan. Saat didapat informasi nyata bahwa tersangka akan bertransaksi sabu dan membawa sabu di roda motornya, polisi pun langsung menyelenggarakan penghadangan.

Saat simpulan hendak mengisi BBM di pom mini tepatnya di Dusun Naga Desa Ketawang Karay, polisi melaksanakan penggeledahan. Ternyata ditemukan satu kantong sabu di bawah sadel jok sepeda motor Honda Revo secara plat nomer M 4013.

“Polsek Ganding kemudian melayani pengembangan dengan pemeriksaan ke panti tersangka. Disana ditemukan lagi bahan bukti di kamar depan bersifat satu poket sabu, ” ungkap Widiarti.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 1 kantong sabu dengan berat kotor 0, 38 gram yang disimpan di jok sepeda motor, kemudian satu poket lagi sabu seberat 0, 58 gram yang ditemukan pada rumah tersangka.

“Selain itu, polisi juga menyita seperangkat alat hisap sabu yang terdiri dari sebuah bong terbuat lantaran botol plastik bekas yang di tutupnya terdapat dua lubang, per tersambung dengan sedotan plastik warna putih dan pipet kaca yang diduga terdapat sisa sabu, ” ungkap Widiarti.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. [tem/but]