Tersebut Sasaran Operasi Patuh Semeru 2020 di Kabupaten Malang

Malang (beritajatim. com) – Operasi Setia Semeru 2020 resmi dimulai semenjak hari ini. Sejumlah sasaran proses yang ditekankan Polres Malang nantinya, meliputi ketertiban berlalu lintas.

Polres Malang bakal menangani pengguna kendaraan yang menggunakan handphone, melawan arus, berboncengan lebih sebab satu, tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi roda empat atau lebih, pengguna kendaraan yang sedang dibawah umur, tidak memakai helm, pengguna kendaraan dalam pengaruh minuman beralkohol, hingga pengguna kendaraan dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Dalam Operasi Patuh tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana kita diharapkan menertibkan masyarakat untuk sesuai protokol kesehatan, ” ungkap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, di dalam apel gelar pasukan di lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Kamis (23/7/2020).

Operasi Taat Semeru bakal berlangsung selama 14 hari terhitung mulai hari tersebut hingga Rabu (5/8/2020).

“Selama Operasi Patuh kita tentu mengedepankan langkah pre-emtiv dan preventif. Kita juga menerapkan protokol kesehatan tubuh dan menghimbau penggendara yang tidak memakai kelengkapan protokol kesehatan, ” tutur Hendri.

Hendri melanjutkan, angka mair akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Malang menikmati penurunan sepanjang tahun 2020 tersebut. Namun sebaliknya, angka pelanggaran lulus lintas justru naik.

“Pada tahun 2020 angka moralitas kecelakaan laluvlintas mengalami penurunan dipadankan tahun 2019. Pelanggaran lalu lin meningkat pada tahun 2020 dipadankan dengan tahun 2019, ” pungkasnya. [yog/but]