Uji Swab Keluar, 30 Pasien Dinyatakan Positif Covid-19

Mojokerto (beritajatim. com) – Dari 1. 792 warga di lima pasar & dua desa digelar rapid test massal beberapa pekan lalu, sebesar 112 warga reaktif. Dua diantaranya merupakan warga Kabupaten Jombang & Pasuruan. Dari 112 warga dengan reaktif tersebut, sebanyak 30 masyarakat dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Dunia Sepdianto membenarkan, tambahan 30 anak obat positif dari hasil uji swab yang keluar pada, Selasa (30/6/2020) tersebut merupakan hasil rapid test yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto bersama Tim Hunter Dinkes Provinsi Jawa Timur kurang pekan lalu.

“Iya, benar ada tambahan 30 anak obat positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto hari ini sesuai hasil uji swab. Ini merupakan hasil 112 warga yang dinyatakan reaktif saat rapid test beberapa pekan berantakan. Dengan tambahan 30 kasus sehingga jumlah kasus total pasien positif ada 207 orang, ” ungkapnya.

Masih Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto ini, bunga 30 kasus tersebut berasal lantaran sembilan Kecamatan dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto. Terbanyak dari Kecamatan Bangsal yaitu sebanyak 16 orang.

“Rinciannya, 16 kasus dari Kecamatan Bangsal, dua kasus dari Kecamatan Sooko, tiga dari Kecamatan Gedeg, dua dari Kecamatan Jetis, tiga dari Kecamatan Mojosari. Sementara dari Kecamatan Puri, Kecamatan Mojoanyar, Kecamatan Dlanggu, Kecamatan Ngoro masing-masing mulia kasus, ” jelasnya.

Dari 30 tambahan pasien nyata tersebut, lanjut Ardi, seluruh pasien masuk dalam kategori Orang Minus Gejala (OTG). Saat ini seluruh pasien tambahan tersebut menjalani isolasi mandiri. Jumlah total kasus nyata Covid-19 di Kabupaten Mojokerto per tanggal 30 Juni 2020 sebanyak 207 orang.

Dengan rincian, 173 pasien masih dalam perawatan, sebanyak 21 pasien telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan sebanyak 13 pasien telah meninggal dunia.

Sebelumnya, rapid test on the spot yang digelar Jawatan Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto bersama-sama Tim Hunter Dinkes Provinsi Jawa Timur diikuti 1. 792 awak di lima pasar dan perut desa. Dari jumlah tersebut, sebesar 112 warga reaktif, dua diantaranya merupakan warga Kabupaten Jombang & Pasuruan.

Rapid test on the spot pertama digelar Bunderan Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (14/6/2020) diikuti 400 orang. Dari jumlah tersebut, 3 orang dinyatakan reaktif yakni satu warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, satu orang warga Kabupaten Jombang dan satu orang Kabupaten Pasuruan.

Rapid test on the spot juga digelar di dua desa yakni Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar dan Desa Sumolawang, Kecamatan Puri. Hasil rapid test ada 10 warga Desa Wunut yang reaktif dari 164 peserta, sementara di Desa Sumolawang dari 104 peserta rapid test, hasilnya sembilan warga reaktif.

Di Pasar Legi dan Pasar Raya Kecamatan Mojosari ada 281 peserta rapid test, dua awak di Pasar Legi reaktif. Di Pasar Sawahan Desa Sumber Tebu, Kecamatan Bangsal ada 78 masyarakat reaktif dari 373 peserta rapid test. Sementara di Pasar Dlanggu Kecamatan Dlanggu dan Pasar Pandan Kecamatan Pacet dari 470 awak ada 13 warga reaktif. [tin/suf]